Kota Depok pada tahun 2026 telah menjelma menjadi salah satu pusat penelitian material olahraga yang cukup diperhitungkan di tingkat nasional. Salah satu proyek yang paling menarik perhatian adalah pengembangan dan pengujian teknologi Hydro Dynamic Suit, sebuah baju renang berperforma tinggi yang dirancang khusus untuk mengurangi hambatan gesek saat tubuh meluncur di dalam air. Proyek ini melibatkan kolaborasi antara peneliti teknik material dari universitas terkemuka di Depok dengan para perenang profesional untuk menciptakan pakaian yang mampu meningkatkan efisiensi waktu hingga sepersekian detik yang sangat krusial dalam sebuah kompetisi tingkat internasional.
Teknologi di balik baju renang ini terinspirasi dari struktur kulit hiu yang memiliki tekstur mikroskopis untuk memecah turbulensi air. Di laboratorium yang terletak di kawasan Depok, para ilmuwan menggunakan pencetakan 3D tingkat lanjut untuk mereplikasi pola tersebut ke atas kain serat sintetis yang sangat ringan. Hasilnya adalah material yang tidak menyerap air namun mampu mengalirkan molekul air di sepanjang permukaan tubuh perenang dengan lebih halus. Dengan berkurangnya hambatan atau drag, perenang dapat mempertahankan kecepatan mereka dengan pengeluaran energi yang lebih sedikit. Uji coba awal menunjukkan bahwa penggunaan baju ini mampu meningkatkan performa aerodinamika di bawah air secara signifikan dibandingkan dengan pakaian renang standar.
Proses pengujian dilakukan secara mendalam di pusat akuatik modern di Depok menggunakan kamera berkecepatan tinggi dan sensor telemetri yang ditempelkan pada tubuh atlet. Data yang dikumpulkan mencakup pola aliran air di sekitar bahu dan pinggang, yang merupakan area dengan hambatan paling tinggi. Inovasi baju renang ini juga mempertimbangkan aspek kenyamanan dan kompresi otot. Selain untuk kecepatan, desain pakaian ini membantu menjaga posisi tubuh perenang agar tetap sejajar di permukaan air (hydro-positioning), sehingga mencegah kaki tenggelam terlalu dalam yang dapat memperlambat laju. Setiap jahitan pada pakaian ini diletakkan secara presisi mengikuti anatomi otot manusia guna memberikan dukungan maksimal saat melakukan gerakan ekstrem seperti pada gaya kupu-kupu.
