Depok sedang bertransformasi menjadi pusat teknologi akuatik masa depan melalui visi besar “Depok Aquatic Future”. Salah satu fokus utama yang diusung adalah peningkatan kualitas lingkungan kolam renang menggunakan teknologi otomasi cerdas. Masalah klasik yang sering dihadapi oleh pengelola fasilitas air adalah fluktuasi kadar keasaman air yang tidak stabil, yang dapat memengaruhi kesehatan kulit dan performa pernapasan atlet. Sebagai solusinya, Depok memperkenalkan konsep kolam renang pintar yang dilengkapi dengan sensor kimiawi tingkat tinggi yang mampu melakukan penyesuaian pH secara otomatis tanpa campur tangan manusia secara manual.
Sistem cerdas ini bekerja dengan memantau kualitas air setiap detik. Ketika sensor mendeteksi perubahan kadar pH akibat keringat atlet, suhu cuaca, atau penambahan bahan kimia pembersih, sistem otomatis ini akan segera melepaskan dosis penetral yang tepat ke dalam saluran filtrasi. Teknologi ini memastikan bahwa air tetap berada pada rentang pH yang ideal, yakni antara 7,2 hingga 7,6. Kondisi air yang stabil ini sangat penting bagi para perenang profesional yang menghabiskan waktu berjam-jam di dalam air setiap harinya. Air yang terlalu asam atau terlalu basa tidak hanya mengiritasi mata, tetapi juga dapat merusak lapisan pelindung alami kulit dan mengganggu fokus atlet saat bertanding.
Dalam ekosistem “Depok Aquatic Future”, keberadaan sistem pintar ini juga terhubung dengan manajemen energi yang efisien. Selain mengatur kadar pH, sensor yang ada juga memantau tingkat kejernihan air dan keberadaan mikroba secara real-time. Jika air dalam kondisi sangat bersih, sistem filtrasi akan menurunkan konsumsi energinya, sehingga biaya operasional fasilitas menjadi lebih hemat dan ramah lingkungan. Inovasi ini menjadikan Depok sebagai pelopor dalam pengelolaan fasilitas olahraga berbasis Internet of Things (IoT), di mana semua data kualitas air dapat dipantau oleh pelatih dan pengelola melalui aplikasi di ponsel pintar mereka secara akurat.
Pentingnya stabilitas sistem kimiawi air ini berkaitan erat dengan daya tahan peralatan kolam. Air dengan pH yang tidak terjaga dapat menyebabkan korosi pada tangga logam dan kerusakan pada dinding kolam dalam jangka panjang. Dengan pemeliharaan otomatis yang presisi, usia pakai fasilitas akuatik di Depok diprediksi akan jauh lebih lama dibandingkan kolam konvensional. Hal ini merupakan investasi jangka panjang yang cerdas bagi pemerintah daerah dan komunitas olahraga lokal dalam menyambut perhelatan nasional di tahun 2026 mendatang. Fasilitas yang sehat akan melahirkan atlet-atlet yang lebih sehat dan bersemangat dalam berlatih.
